"Untuk menjadi optimis memang bukan jalan yang mudah, mengingat kondisi tiap orang berbeda. Tapi yang penting optimisme harus tetap ada, walaupun jurang itu di depan kita, tinggal kita mau atau tidak untuk menyeberanginya."
(Jeremy, 28 th, penderita kanker otak)

Pengobatan yang pertama anda pilih jika diketahui terkena kanker adalah:
 

Mohon Perhatian

Untuk kepentingan sosial, seluruh artikel di Rumah Kanker boleh dikutip dan dipublikasi ulang dengan menyebutkan sumbernya. Sebuah email pemberitahuan dapat mewakili penghargaan anda kepada kami. Tetapi penggunaan untuk kepentingan komersial harus mendapatkan ijin terlebih dahulu. Anda bisa menggunakan form kontak untuk menghubungi kami.
 

Manfaatkan informasi dalam Rumah Kanker secara bijaksana. Gunakan artikel sebagai pelengkap, bukan pengganti konsultasi, keterangan, dan nasehat dokter. Anda tetap harus bertatap muka langsung dengan dokter. Konsultasi online tidak memadai untuk diagnosa penyakit dan menentukan pengobatan yang tepat.

Silakan Masuk



Kami menjaga privasi Anda.

Bezuk

Ada 41 Tamu berkunjung
Anda pengunjung ke : 1427345
  • 0
  • 1
  • 2
  • 3
prev
next

Pengobatan Komplementer

Cara Membuat Dan Meminum Juice Yang Benar

News image

Artikel mengenai juice ini saya ambil dari panduan terapi Gerson (Gerson Therapy, GT), namun sebenarnya isinya universal dan bisa serta perlu diketahui/digunakan, walaupun anda tidak menggunakan GT. Gerson Therapy mendudukkan pemakaian juice sebagai salah satu pilar terapi ini. Begitu pentingnya sehingga sering juga disebut sebagai ...

Selengkapnya

Lakukan Upaya Pengobatan Non-Medis!

News image

Saat mengetahui kita atau keluarga kita menderita kanker, reaksi yang pertama muncul biasanya adalah sedih, panik, stres, takut harus berhadapan dengan sebuah penyakit yang sulit diobati, menimbulkan penderitaan besar, dan tidak sedikit yang berakhir dengan kematian. Maka kemudian kita sibuk mencari pengobatan kesana-kemari, dari dokter ...

Selengkapnya

Alternatif

Sarang Semut, Herbal Kanker Dari Hutan Papua

News image

Pertama kali mendengar “sarang semut” dapat digunakan menjadi obat kanker, apa yang anda bayangkan? Gundukan tanah tempat semut merah dan semut hitam bersarang? Atau tumpukan dedaunan kering yang lembab tempat bersarangnya semut rangrang? “Sarang semut” ternyata adalah nama tumbuhan, yang sesuai namanya benar-benar digunakan sebagai sarang ...

Selengkapnya

Sembuh Dari Kanker Cara Liong Pit Lin

News image

Menurut saya mencari kesembuhan kanker dengan belajar dari kisah kesembuhan orang lain, apalagi langsung dari orangnya, merupakan cara terbaik. Kamis 24 Februari 2011 saya dan istri menghadiri seminar Ibu Liong Pit Lin yang diberi judul Kanker, Masihkah Ada Harapan. Menurut saya esensi seminar tersebut perlu ...

Selengkapnya

Medis

Hak-hak Pasien Kanker

News image

Di masyarakat kita masih melekat kuat budaya ”nurut saja apa kata dokter” tanpa perlu bertanya, berdiskusi, terlebih lagi mendebat. Salah satu penyebabnya adalah sedikitnya jumlah dokter ahli kanker/onkologi di Indonesia yang juga berpengaruh pada kualitas ataupun kuantitas hubungan yang sejajar sebagai partner antara pasien dan ...

Selengkapnya

Radiasi: Membuat Penderita Radioaktif?

Sekitar separoh dari penderita kanker yang berobat ke rumah sakit menerima terapi radiasi. Kadang radiasi yang diterima merupakan terapi tunggal, kadang dikombinasikan dengan kemoterapi dan/atau pembedahan. Tidak jarang pula seorang penderita kanker menerima lebih dari satu jenis radiasi.Terapi radiasi yang juga disebut radioterapi, irradiasi, terapi sinar-x, atau istilah populernya ...

Selengkapnya

Produk

Tahitian Noni Juice

TAHITIAN NONI Juice® mengandung 89% sari buah mengkudu/noni murni (Morinda citrifolia), ditambah 11% anggur dan blueberry. Diproses menggunakan teknologi canggih tanpa bahan pengawet dan zat kimia tambahan. Mengandung lebih dari 430 senyawa yang sangat bermanfaat bagi kesehatan, yang sebagian besar di antaranya adalah mikronutrien esensial ...

Selengkapnya
Lakukan Upaya Pengobatan Non-Medis! Bookmark and Share

Saat mengetahui kita atau keluarga kita menderita kanker, reaksi yang pertama muncul biasanya adalah sedih, panik, stres, takut harus berhadapan dengan sebuah penyakit yang sulit diobati, menimbulkan penderitaan besar, dan tidak sedikit yang berakhir dengan kematian. Maka kemudian kita sibuk mencari pengobatan kesana-kemari, dari dokter paling pintar, ahli jamu, kiai paling alim, sampai dukun paling sakti dan paranormal paling kondang.

Tetapi walaupun segala daya upaya sudah dikerahkan untuk mengobati, mengapa perbaikannya sangat lambat, kadang seperti tidak ada perbaikan sama sekali, atau bahkan kondisinya semakin buruk?

PENYAKIT DEGENERATIF

Walaupun penyebab persisnya belum diketahui secara pasti, banyak ahli berpendapat bahwa kanker tergolong penyakit degeneratif, artinya penyakit yang disebabkan oleh menurunnya fungsi organ-organ tubuh. Dalam hal kanker, penyebabnya antara lain tingginya polusi (udara, air, makanan, zat-zat kimia), kesalahan gaya hidup (sering stres, gampang marah, larut dalam kesedihan, suka “makan/minum enak”, tidak pernah olahraga, dsb), infeksi virus/bakteri, selain ada juga faktor umur dan keturunan.

Sebagai penyakit degeneratif, sebenarnya kanker bisa dicegah dan dikendalikan dengan menghindari/menghilangkan faktor-faktor penyebabnya. Inilah yang sering kurang disadari oleh penderita dan pejuang kanker. Padahal menjalani pengobatan kanker (operasi, kemoterapi, radiasi) tanpa menghilangkan faktor-faktor penyebabnya, tak beda dengan kita membersihkan rumah, sementara pada saat yang sama anak-anak kita kembali menebar sampah di dalamnya. Akan berhasilkah upaya kita membersihkan rumah? Tidak mungkin, bukan?

BISA DILAKUKAN SENDIRI

Supaya upaya pengobatan berhasil, selain berobat secara medis dan mematuhi nasehat dokter, kita harus melakukan upaya-upaya pengobatan nonmedis. Upaya-upaya pengobatan nonmedis inilah yang dimaksudkan dengan menghilangkan faktor-faktor penyebab/pemicu kanker. Banyak di antara upaya ini yang bisa dilakukan sendiri tanpa perlu keluar rumah, dan kalau dilakukan secara sungguh-sungguh sangat besar pengaruhnya pada proses penyembuhan. Antara lain:

  1. Berdoa dapat menyembuhkan kanker
    Berdoa dapat menyembuhkan kanker
    Menerima keberadaan kanker itu dengan hati ikhlas dan pikiran positif, percaya penuh bahwa sesungguhnya Tuhan sedang menurunkan anugerah di balik kondisi sakit tersebut. Doa, keikhlasan, dan sikap positif sangat meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga tubuh lebih kuat melawan sel-sel kanker (maupun penyakit lainnya).
  2. Menjaga jiwa, sikap, dan perilaku supaya tetap tenang, tidak bingung, tidak sedih berlarut-larut, tidak marah-marah, tidak stress. Jiwa yang tidak stabil membuat tubuh menghasilkan zat-zat beracun, membuat sel-sel tubuh bersifat asam, dan kondisi ini ibarat “pupuk”, sangat disukai sel-sel kanker untuk tumbuh subur.
  3. Tetap melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasa.
  4. Cukup istirahat dan menjaga pola makan.
  5. Menghindari polusi, asap rokok, dan sinar matahari berlebihan. Sinar matahari dibutuhkan, tetapi cukup 20 menit sehari, khususnya sinar matahari pagi.
  6. Olahraga dan tinggal di lingkungan yang kaya oksigen/banyak tanaman. Olahraga meningkatkan kadar oksigen dalam sel tubuh, sedang kanker benci pada sel yang kaya oksigen, karena dia akan mati merana di dalamnya!
  7. Melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan daya tahan dan kekebalan tubuh, jika perlu mengkonsumsi jamu, suplemen, atau antioksidan. Tetapi ingat, anda harus tahu persis apa yang anda konsumsi: apa kandungannya, apa manfaatnya, apa efek sampingnya, seberapa takarannya, bagaimana cara mengkonsumsinya, dan bagaimana interaksinya dengan obat-obat lain.
  8. Menjaga semangat, jangan sampai kendur, jangan pernah menyerah, walaupun perjuangan harus dilakukan berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun.

Jika semua upaya nonmedis tersebut bisa dilakukan bersama-sama dengan upaya pengobatan medis, pasti hasilnya akan lebih optimal. Kemungkinan sembuh lebih besar, setidaknya keganasan sel-sel kanker dapat dikendalikan, yang artinya dapat memperpanjang usia. (Titah Rahayu/rumahkanker.com)

 
Tahukah Anda?

MENGAPA ORANG INDONESIA SAKIT KANKER?

"Indonesia sangat kaya tanaman berkhasiat antikanker, jauh lebih kaya daripada Cina, dan lebih bagus mutunya. Tetapi mengapa angka kejadian kanker di Indonesia lebih tinggi daripada Cina? Karena orang Indonesia suka sekali makan gorengan..."

(Prof. Dr. Li Peiwen, ahli kanker & obat tradisional senior Cina.)