"Untuk menjadi optimis memang bukan jalan yang mudah, mengingat kondisi tiap orang berbeda. Tapi yang penting optimisme harus tetap ada, walaupun jurang itu di depan kita, tinggal kita mau atau tidak untuk menyeberanginya."
(Jeremy, 28 th, penderita kanker otak)

Pengobatan yang pertama anda pilih jika diketahui terkena kanker adalah:
 

Mohon Perhatian

Untuk kepentingan sosial, seluruh artikel di Rumah Kanker boleh dikutip dan dipublikasi ulang dengan menyebutkan sumbernya. Sebuah email pemberitahuan dapat mewakili penghargaan anda kepada kami. Tetapi penggunaan untuk kepentingan komersial harus mendapatkan ijin terlebih dahulu. Anda bisa menggunakan form kontak untuk menghubungi kami.
 

Manfaatkan informasi dalam Rumah Kanker secara bijaksana. Gunakan artikel sebagai pelengkap, bukan pengganti konsultasi, keterangan, dan nasehat dokter. Anda tetap harus bertatap muka langsung dengan dokter. Konsultasi online tidak memadai untuk diagnosa penyakit dan menentukan pengobatan yang tepat.

Silakan Masuk



Kami menjaga privasi Anda.

Bezuk

Ada 6 Tamu berkunjung
Anda pengunjung ke : 566182
  • 0
  • 1
  • 2
prev
next

Mengenal Manfaat Mengkudu Untuk Kanker

News image

Pernahkah anda meminum jamu kudu laos yang dijajakan ibu-ibu penjual jamu gendong? Rasanya segar, sedikit pedas-semriwing, dengan aroma khas mengkudu. Konon khasiatnya adalah memperlancar sirkulasi darah, menghangatkan badan, menurunkan tekanan darah tinggi, menambah vitalitas, memperbaiki pencernaan, menghilangkan pegel-linu dan masuk angin.Jamu berbahan dasar buah mengkudu, ...

Selengkapnya

Kekuatan Tekad Menaklukkan Retinoblastoma dan PNET

News image

Dua jenis kanker tak menghalangi langkah saya mencapai gelar dokter yang saya cita-citakan sejak kecil. Pernahkan kita bersyukur untuk kehidupan kita? Ataukah kita malah merasa kehidupan ini terlalu berat untuk dilalui dan terlalu sulit untuk dinikmati keindahannya? Seringkali kita mengukur nilai sebuah kebahagiaan berdasarkan apa yang te...

Selengkapnya

Mencegah Kanker Serviks Dengan Vagina Toilet Ananto

News image

"Vagina Toilet Ananto" adalah istilah yang diberikan terhadap serangkaian kegiatan berupa standard operational procedure bagi upaya membersihkan organ intim pada wanita yang telah aktif secara seksual. Hal ini merupakan terobosan baru dalam upaya perawatan kesehatan organ intim wanita. Kanker serviks bisa dicegah dengan vagina toilet ...

Selengkapnya

Mengatasi Masalah Buang Air Besar

News image

Banyak di antara para pejuang kanker yang dalam perkembangan penyakitnya mengalami masalah dalam buang air besar (BAB). Diperkirakan 8-21% mengalami sembelit atau kesulitan buang air besar, yaitu BAB kurang dari tiga kali seminggu. Konsistensinya dapat keras, normal, atau lunak, biasanya disertai kembung dan sensasi pengeluaran ...

Selengkapnya

Berdansa Dengan Kanker

News image

Lihat siapa pasangan andadengarkan alunan musik dengan seksama ayunkan langkah kaki hati-hati agar tidak cidera. Anda akan berdansa dengan indah.......seindah bangau terbang di angkasa Saya bukan seorang pemain dansa yang baik. Bahkan untuk dikatakan bisa berdansa pun sebenarnya saya termasuk kategori tidak bisa berdansa. Tapi saya ...

Selengkapnya

Minyak Goreng Yang Aman Untuk Kesehatan

News image

Minyak Kelapa, paling aman bagi tubuh Bagi kita semua, terutama para pejuang kanker, memilih jenis minyak goreng sama pentingnya dengan menentukan kualitas minyak dan melakukan penggorengan sendiri di rumah. Karena ada banyak jenis minyak goreng yang sering digembar-gemborkan aman bagi kesehatan, ternyata justru memiliki potensi bahaya.Yang je...

Selengkapnya
Periksa Payudara Sendiri, Yuk! Bookmark and Share

Jumlah penderita kanker payudara di Indonesia menempati urutan kedua setelah kanker leher rahim. Penderitanya pun ada yang baru berusia 18 tahun. Padahal di negara-negara lain, Eropa atau Amerika misalnya, jumlah penderita kanker payudara tidak begitu banyak dibanding dengan jumlah penderita kanker jenis lain. Mengapa demikian?

Hal ini disebabkan di negara-negara tersebut kesadaran untuk melakukan deteksi dini sudah berkembang baik. Kebanyakan kanker payudara ditemukan pada stadium awal, sehingga segera dapat diobati dan disembuhkan. Sedang di negara kita, kebanyakan kasus kanker ditemukan pada stadium lanjut, ketika penyembuhan sudah sulit dilakukan.

Padahal, mendeteksi kanker payudara stadium dini sangat mudah, dan bisa dilakukan sendiri di rumah. Cukup beberapa menit, sebulan sekali, dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri (Sadari/Sarari).

Memang, tidak ada wanita yang ingin melakukan Sadari/Sarari. Karena bisa jadi muncul bayangan menakutkan: “bagaimana kalau saya benar-benar menemukan benjolan?”. Atau mungkin menemukan “sesuatu” yang tidak dimengerti apa maknanya.

Tetapi, semakin sering Anda memeriksa payudara Anda, Anda akan semakin mengenalnya, dan semakin mudah menemukan sesuatu yang tidak beres –jika ada. Bagaimanapun Sadari/Sarari adalah bagian penting dari perawatan kesehatan, yang dapat melindungi Anda dari resiko kanker payudara.

Pemeriksaan payudara sendiri
Pemeriksaan payudara sendiri
Payudara memiliki bagian-bagian (lingkungan) yang kalau diraba terasa berbeda-beda. Sisi atas agak ke samping (dekat ketiak) cenderung terasa bergumpal-gumpal besar. Payudara bagian bawah terasa seperti hamparan pasir atau kerikil. Sedang bagian di bawah puting susu terasa seperti sekumpulan biji-bijian yang besar. Kadang ada juga gumpalan yang menyerupai sebuah mangkuk. Kondisi ini bisa berbeda pada tiap wanita.

Pada tahap awal, akan cukup membantu jika Anda membuat “peta lingkungan payudara”, untuk dibandingkan pada pemeriksaan dari bulan ke bulan.

Yang terpenting adalah rasakan bagaimana kondisi payudara Anda sendiri. Adakah sesuatu yang terasa berbeda dibanding lingkungan sekitarnya? Misal, di area “gumpalan besar” terasa ada benjolan kecil sebesar kacang hijau? Atau di area “hamparan pasir” terasa ada “kerikil” yang agak besar? Atau adakah perubahan kondisi payudara dibanding pemeriksaan sebelumnya? Itu semua bisa dideteksi dengan memeriksa payudara sendiri.

Sulitkah melakukan Sadari/Sarari itu? Sama sekali tidak. Sebaiknya dilakukan seminggu sesudah menstruasi, ketika kondisi payudara lunak dan longgar, sehingga memudahkan perabaan. Untuk wanita yang sudah mengalami menopause boleh dilakukan kapan saja, asal rutin setiap bulan.

Akan lebih baik jika disiapkan buku catatan khusus untuk mencatat hasil pemeriksaan Anda, juga kondisi dan perubahan payudara Anda dari waktu ke waktu. Bila perlu lengkapi dengan gambar ilustrasi untuk memperjelas lokasi kelainan yang ditemukan.

Pemeriksaan lengkap payudara sendiri dibagi atas beberapa tahap:

1. Melihat

Tanggalkan seluruh pakaian bagian atas. Berdirilah di depan cermin dengan kedua lengan tergantung lepas, di dalam ruangan yang terang. Perhatikan payudara Anda:

  • Apakah bentuk dan ukurannya kanan dan kiri simetris?
  • Apakah bentuknya membesar/mengeras?
  • Apakah arah putingnya lurus ke depan? Atau berubah arah?
  • Apakah putingnya tertarik ke dalam?
  • Apakah puting/kulitnya ada yang lecet?
  • Apakah kulitnya tampak kemerahan? Kebiruan? Kehitaman?
  • Apakah kulitnya tampak menebal dengan pori-pori melebar (seperti kulit jeruk)?
  • Apakah permukaan kulitnya mulus, tidak tampak adanya kerutan/cekungan?

Ulangi semua pengamatan di atas dengan posisi kedua tangan lurus ke atas. Setelah selesai, ulangi lagi pengamatan dengan kedua tangan di pinggang, dada dibusungkan, kedua siku ditarik ke belakang. Semua pengamatan ini bertujuan untuk mengetahui adanya tumor yang terletak dekat dengan kulit.

2. Memijat

Dengan kedua belah tangan, secara lembut pijat payudara dari tepi hingga ke puting, untuk untuk mengetahui ada-tidaknya cairan yang keluar dari puting susu (seharusnya tidak ada, kecuali Anda sedang menyusui).

3. Meraba

Sekarang berbaringlah di atas tempat tidur untuk memeriksa payudara satu demi satu. Untuk memeriksa payudara kiri, letakkan sebuah bantal tipis di bawah bahu kiri, sedang lengan kiri direntangkan ke atas di samping kepala atau diletakkan di bawah kepala.

Gunakan keempat jari tangan kanan yang saling dirapatkan untuk meraba payudara. Rabaan dilakukan dengan gerakan memutar (seperti membuat lingkaran kecil-kecil), mulai dari tepi payudara hingga ke puting susu. Sesudah itu geser posisi jari sedikit ke sebelahnya, dan lakukan lagi gerakan memutar dari tepi payudara sampai puting susu. Lakukan terus secara berurutan sampai seluruh bagian payudara diperiksa. Untuk memudahkan gerakan, Anda boleh menggunakan lotion atau sabun sebagai pelicin.

Gerakan memutar boleh juga dilakukan mulai dari puting susu, melingkar semakin lebar ke arah tepi payudara; atau secara vertikal ke atas dan kebawah mulai dari tepi paling kiri hingga ke tepi paling kanan. Yang penting, seluruh area payudara harus tuntas teraba, tak ada yang terlewatkan.

Perlu diperhatikan bahwa masing-masing gerakan memutar harus dilakukan dengan kekuatan tekanan yang berbeda-beda, setidaknya dengan tiga macam tekanan. Pertama-tama dilakukan dengan tekanan ringan untuk meraba adanya benjolan di dekat permukaan kulit, yang kedua dengan tekanan sedang untuk meraba adanya benjolan di tengah-tengah jaringan payudara, yang ketiga dengan tekanan cukup kuat untuk merasakan adanya benjolan di dasar payudara, dekat dengan tulang dada/iga.

Setelah selesai dengan payudara kiri, pindah posisi bantal dan lengan, lakukan pemeriksaan pada payudara kanan dengan menggunakan keempat jari tangan kiri.

Kemudian ulangi perabaan seperti poin 3, tetapi dalam posisi berdiri. Untuk memudahkan, bisa dilakukan sambil mandi, saat membalur tubuh dengan sabun.

4. Meraba Ketiak

Setelah itu raba ketiak dan area di sekitar payudara untuk mengetahui adanya benjolan yang diduga suatu anak sebar kanker.

Bila dalam pemeriksaan payudara sendiri ini Anda menemukan suatu kelainan (misal benjolan, sekecil apa pun), segera periksakan ke dokter. Jangan takut dan jangan tunda lagi. Karena kanker payudara yang ditemukan pada tahap dini dan ditangani secara benar dapat sembuh secara tuntas! (Titah Rahayu/rumahkanker.com)

 
Tahukah Anda?

MENGAPA ORANG INDONESIA SAKIT KANKER?

"Indonesia sangat kaya tanaman berkhasiat antikanker, jauh lebih kaya daripada Cina, dan lebih bagus mutunya. Tetapi mengapa angka kejadian kanker di Indonesia lebih tinggi daripada Cina? Karena orang Indonesia suka sekali makan gorengan..."

(Prof. Dr. Li Peiwen, ahli kanker & obat tradisional senior Cina.)

Masalah Psikologi Pada Penderita Kanker

Pengobatan holistic atau holistic medicine didasarkan atas dua hal yaitu pengobatan fisik dan pengobatan psikis dan keduanya sanga [ ... ]


Mengatasi Masalah Buang Air Besar

Banyak di antara para pejuang kanker yang dalam perkembangan penyakitnya mengalami masalah dalam buang air besar (BAB). Diperkirak [ ... ]


Penanganan Keluhan Selain Nyeri

  Simptom (keluhan) yang timbul pada penderita kanker dapat disebabkan oleh penyakit dasarnya, baik secara langsung (misalnya [ ... ]